Dogiyai - Pemerintah Kabupaten Dogiyai menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah di wilayah Distrik Kamu Utara. Program ini dinilai penting untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat, terutama di daerah yang sering terdampak kondisi cuaca ekstrem.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah provinsi telah melakukan survei lapangan guna mengidentifikasi titik-titik prioritas pembangunan. Survei tersebut difokuskan pada kebutuhan pembangunan jembatan serta penguatan tebing sungai menggunakan bronjong.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dogiyai, Ancelino Gobai, mengapresiasi langkah cepat pemerintah provinsi dalam merespons kebutuhan infrastruktur di daerah tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah terpencil.
Tujuh Titik Prioritas Pembangunan
Hasil survei menunjukkan terdapat tujuh lokasi strategis yang menjadi fokus pembangunan infrastruktur di Distrik Kamu Utara. Lokasi tersebut meliputi:
- Kampung Idakebo (pembangunan jembatan dan bronjong di Kali Dunee)
- Kampung Pugatadi (jembatan dan bronjong di Kali Wani)
- Kampung Pugatadi Edege 1 dan 2 (dua titik pembangunan jembatan dan bronjong)
- Kampung Yametadi (jembatan dan bronjong di Kali Wiyogei)
- Kampung Pugatadi 2 (pembangunan bronjong untuk pengamanan akses umum, termasuk area Gereja Kingmi Ekepai)
Pembangunan ini bertujuan untuk mengatasi hambatan transportasi yang selama ini sering terjadi, khususnya saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat.
Infrastruktur Jadi Kunci Akses Masyarakat
Kondisi geografis wilayah Dogiyai yang didominasi sungai dan perbukitan menjadikan pembangunan jembatan sebagai kebutuhan mendesak. Tanpa infrastruktur yang memadai, aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian, sering mengalami kendala.
Dengan adanya pembangunan jembatan dan bronjong, diharapkan mobilitas warga dapat berjalan lebih lancar, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial dapat meningkat.
Dukungan Masyarakat Sangat Dibutuhkan
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan kelancaran proses pembangunan.
Dukungan diharapkan datang dari berbagai pihak, seperti tokoh agama, tokoh adat, aparat kampung, hingga kelompok masyarakat lainnya agar pembangunan dapat berjalan aman dan kondusif.
Dampak Jangka Panjang bagi Dogiyai
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi langkah awal dalam membuka akses ke wilayah-wilayah yang selama ini terisolasi. Hal ini juga akan membuka peluang pengembangan sektor lain, seperti perumahan, ekonomi lokal, hingga pertanian.
Pemerintah menegaskan bahwa infrastruktur merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat merasakan peningkatan kesejahteraan secara bertahap.
Rencana pembangunan jembatan dan bronjong di Distrik Kamu Utara menjadi bagian penting dari upaya percepatan pembangunan di Dogiyai. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten diharapkan mampu membuka akses wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.


